Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sejarah

Menimba Ilmu Sejarah dari Pertarungan Arung Palakka

Mungkin tak banyak yang tahu kalau Pulau Buton (kadang disebut Butung), pernah menjadi tempat pelarian Arung Palakka dari kejaran pasukan Sultan Hasanudin. Pelajaran sejarah yang pernah singgah tatkala kecil dulu paling hanya menjabarkan kalau si pangeran berambut panjang ini hanyalah seorang pengkhianat. Mengapa? karena pada umumnya para pembaca hanya menulusuri berbagai literatur barat yang merupakan antikus dengan Arung Palakka. Ia berlari mencari bantuan VOC dan melawan pahlawan Indonesia. Tapi apakah kita tahu bahwa ternyata buat sebagian orang khususnya orang Bone dan Buton, Arung Palaka bukanlah sosok jahat, yang seperti didiskreditkan sekarang ini. Alkisah, sekitar tahun 1660, Bone dan Gowa bertikai. Arung Palakka sebagai salah seorang pemimpin Bone tidak bisa menerima perlakuan para bangsawan Gowa yang menindas rakyatnya. Perlakuan kerja paksa untuk membangun benteng di perkubuan daerah Makassar jelas membuat rasa siri (harga diri)-nya tercabik-cabik, apalagi se...

Menelusuri Jejak Sejarah Kota Tua Bone

Pendahuluan BUGIS POST ,    Sekitar abad 10 Masehi Bone hanya sebuah wilayah kecil di tepi Teluk Bone. Luasnya  4 km2 . Letak sedikit lebih tinggi dibanding daerah sekitar sehingga disebut Tanete . Namun  Bone purba berada dalam  wilayah kerajaan Wewangriu Zaman Lagaligo . Bone adalah nama bugis kuno yang berarti Pasir .K arena tanahnya berpasir warna kekuning-kuningan. Sehingga Bone dahulu  disebut  Tanah Bone. Tanah yang berpasir. Sebutan itu berakhir pada zaman Belanda  tahun 1940an. Kota Kawerang.               Ketika kerajaan Bone berdiri pada tahun 1330 M . Ada 7 wanua  bergabung manjadi persekutuan yaitu 1.Wanua Ponceng, 2. Wanua Taneteriattang, 3. Wanua Tanete Riawang, 4. Wanua Ta, 5. Wanua Macege, 6.Wanua Ujung dan 7. WanuaTibojong . Ketujuh wanua ini  bersatu dalam panji  WorongporongE. Bendera Bintang Tujuh menandakan tujuh ne...

Bangsa Bugis di Afrika Selatan

Yusuf, ulama dan pejuang yang berasal dari Sulawesi Selatan yang dibuang pemerintah Belanda ke negara itu pada abad ke-16. “Syekh Yusuf adalah keturunan Raja Bangsa Bugis yang diasingkan pemerintah Belanda ke Afrika yang kemudian mengajarkan agama Islam sekaligus berjuang membela Afrika dari penindasan penjajah di negara tersebut.  Lalu, dari hasil perkawinan pengikut Syekh Yusuf inilah berkembang keturunan bangsa Bugis hingga saat ini di Afrika. Syekh Yusuf Di puncak bukit Macassar, Cape Town, Afrika Selatan (Afsel), makam Syekh Yusuf yang berkubah warna hijau kerap dikunjungi umat Islam, terutama dari Indonesia. Makam ini jadi titik tolak kisah penyebaran Islam di Afsel hingga sekarang. Peziarah yang datang memang tidak setiap hari, namun rutin setiap bulan. Mereka umumnya ingin tahu lebih banyak tentang kiprah perjuangan yang dilakukan Syekh Yusuf dalam menyebarkan Islam. Foto Makam Syekh Yusuf (bagian dalam) Di komplek makam itu, tak banyak kisah y...

Bendera Pusaka Kerajaan Bone

Bendera Persekutuan VOC dengan Bone Kerajaan  Bone didirikan  Tahun 1330, ketika serikat antara tujuh negara kuno  yakni Ujung, Tibojong, Ta, Tanete Riattang, Tanete Riawang, Ponceng, dan Macege dilakukan  oleh Mata Selompu.   Beliau  diundang oleh dewan penasihat dari tujuh penguasa menjadi penguasa tertinggi pertama dari federasi  ketujuh  kerajaan  yang  menggabungkan diri menjadi kerajaan Bone.   Pada tahun 1582  Bone, Soppeng,  dan  Wajo, mendirikan aliansi TallumpoccoE  yang mendominasi wilayah tersebut selama beberapa dekade. Islam menjadi agama negara pada  1608 ketika Arumpone dikonversi dan mengadopsi raja-raja  menjadi Sultan.  Seperti Arung Palakka yang digelar Sultan Saaduddin. Selama abad  ke babak  berikutnya Negara Bone  ditaklukkan oleh Gowa beberapa kali yakni  pada tahun 1611, 1640  dan  akhirnya  ...

Mengenal Kajao

BUGIS POST, Dalam bahasa Bugis Kajao adalah cendekiawan, ilmuwan, terpelajar, atau orang yang memiliki keahlian tertentu dibanding yang lainnya. Pada masa pemerintahan Raja Bone ke-7 (Latenri Rawe BongkangngE) dikenal seorang staf ahli kerajaan bidang politik dan pemerintahan, dia adalah Lamellong. Karena atas kemampuannya itu maka raja memberinya gelar “Kajao”. Karena beliau berasal dari sebuah kampung yang bernama Lalliddong (salah satu desa yang masuk wilayah administratif kecamatan Barebbo kabupaten Bone sekarang ini) maka lebih dikenal dengan sebutan “Kajaolalliddong”. Pada masanya beliau disapa sebagai “Panre Bicara” (pandai bicara). Karenanya itu apabila terdapat masalah antara kerajaan Bone dengan kerajaan lainnya maka dialah yang mewakili raja Bone. Dan atas kepandaiannya berbicara dan kebijakannya yang dapat diterima lawan diplomasinya maka Kajaolalliddong sering juga disebut “Diplomat ulung dari Tanah Bugis” Disamping itu Kajaolalliddong dikenal juga seb...

Mengenal Sejarah

SEJARAH Sejarah, babad, hikayat, riwayat, atau tambo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah, terutama bagi raja-raja yang memerintah. Adapun ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.[2] Pengetahuan sejarah meliputi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan akan cara berpikir secara historis. Orang yang mengkhususkan diri mempelajari sejarah atau ahli sejarah disebut sejarawan. Dahulu, pembelajaran mengenai sejarah dikategorikan sebagai bagian dari ilmu budaya (humaniora). Akan tetapi, kini sejarah lebih sering dikategorikan ke dalam ilmu sosial, terutama bila menyangkut perunutan sejarah secara kronologis. Ilmu sejarah mempelajari berbagai kejadian yang berhubungan dengan kemanusiaan pada masa lalu. Ilmu sejarah dapat dibagi menjadi kronologi, historiografi, geneal...